^ Mungkin Kita Pernah Mengalaminya...^

Semua orang itu pada dasarnya sama...
mereka pernah merasa sedih…..

khawatir…

merasa kecewa…

merasa terluka…

merasa tersakiti

sama-sama pernah mengalami peristiwa yang memalukan..

mengalami kesendirian..

mengalami perasaan bersalah yang kuat..

mengalami perasaan tidak ada yang bisa mengerti dirinya…

mengalami rasa takut yang menyebabkan ujung jari menggigil…

mengalami rasa khawatir atas penilaian orang lain pada dirinya

mengalami hari-hari dimana ia lebih memilih untuk tinggal sendirian meringkuk di kamar…

mengalami hari-hari dimana air mata mengalir dengan deras….
Saat-saat yang pasti terjadi dalam salah satu sisi kehidupan makhluk yang bernama manusia
Lalu mengapa??

*** AKU BUKAN CINDERELA ***

ehmm...


Dongeng cinderela siapa yang tak kenal, kisah upik abu yang tersia-sia mendadak menjadi permaisuri sang pangeran penerus tahta kerajaan di dampingi sang peri baik hati yang mengubahnya menjadi cantik dengan sahabat-sahabat lucunya.


Banyak gadis yang memimpikan kisah cinta yang serupa, tidak demikian denganku. Berharap berdampingan dengan "pangeran", berwajah tampan, mapan, yah pokoknya kayak di dongeng - dongeng itulah. Siapa yang menolak menjadi putri atau permaisuri di sebuah kerajaan.




Tapi aku justru tak pernah menginginkannya, bahkan untuk sekedar memimpikannya'pun aku sungguh tidak berani. Cukuplah seorang lelaki biasa dengan wajah biasa dengan kekayaan seadanya namun mampu mengimami dan membimbingku menuju syurga-NYA..
Aku bukanlah perempuan istimewa dengan kemuliaan seperli Khadijah, tak secantik Aisyah, kepintaranku'pun tak bisa di sebandingkan dengan Fatimah radhiyallahu'anha maupun Asma` binti Yazid maka aku'pun tak menginginkan lelaki sempurna, karena justru dalam ketidak sempurnaannya lah yg melengkapi kekuranganku.


Aku hanya berharap dia adalah yang terbaik bagiku berdasarkan pilihan-NYA yang telah melalui proses eliminasi-NYA meski hatiku kadang belum sanggup menerimanya, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,” (Qs. Al-Baqarah : 216).


Hingga saat ini aku masih sangat mempercayai bahwa ”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)." (An- Nur: 26). maka aku hanya belajar menjadi lebih baik lagi, hingga aku layak untuk berdampingan dengan lelaki yang baik pula. semoga....


"aku bukan Cinderela dan aku'pun tak berharap menjadi Cinderela karena bagiku siapapun yang berdampingan dengan ku nanti, dia bukan hanya pangeran tapi raja di hati dan hidupku...." 


suara hati seorang Ukhti..("Kunang kunang mungil") .. *senyum*


copast dari note teman...


like this so much...

# Tanda Tanda Hasil Istikhoroh...^^

Bismillah …
Pertanyaan diajukan seorang ikhwan di saudi arabia kepada Lajnah Daimah Lil Buhuts al-Ilmiyyah wal Ifta’ no 8867


Pertanyaan: Sehubungan dengan shalat istikhoroh, untuk suatu pekerjaan atau kebutuhan atau suatu hal, apakah disyaratkan menghafal do’a yang ada contohnya dari Nabi Muhammad shalallahu ‘alayhi wasallam (doa istikhoroh) ataukah mungkin boleh membaca tulisan dan dibaca sesudah menunaikan shalat. bagaimana (tanda tanda) yang bisa saya ketahui atau rasakan bahwa Allah mununjukkan saya untuk melakukan perbuatan itu atau meninggalkannya? Wahai Syaikhuna yang mulia, saya berhaarp mendapatkan penjelasannya

~ Untaian Nasehat Ibnu Taimiyyah, "Carilah Ridho Allah, Bukan Ridho Makhluk"



Syaikhul Islam berkata, "Merupakan perkara yang wajib untuk diketahui bahwasanya –menurut akal sehat dan menurut agama- tidak diperbolehkan mencari keridoan para makhluq, karena dua hal:
Pertama : Hal ini adalah suatu perkara yang tidak mungkin untuk bisa dicapai sebagaimana perkataan Imam Asy-Syafi'i, رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَكُ "Ridho manusia merupakan tujuan yang tidak bisa tercapai" maka hendaknya engkau mencari perkara yang baik bagimu, lazimilah perkara tersebut, dan tinggalkan yang selainnya dan janganlah engkau bersusah-susah untuk memperolehnya.
Kedua : Sesungguhnya kita diperintahkan untuk senantiasa mencari keridhoan Allah dan Rasul-Nya sebagaimana firman Allah :
[وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَنْ يُرْضُوهُ} [التوبة: 62}


Allah dan Rasul-Nya yang lebih berhak untuk mereka cari keridhoan-Nya (QS 9:61)
Maka wajib bagi kita untuk takut kepada Allah, dan hendaknya kita tidak takut kepada siapapun kecuali hanya kepada Allah sebagaimana firman-Nya
[فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ} [آل عمران: 175}
Maka janganlah kalian takut kepada mereka tapi takutlah kalian kepadaKu (QS 3:175)

^ Koreksilah Diri Kita Terlebih Dahulu ^

Jika anda sholat berjam'ah lantas tidak bisa khusyu'
maka jangan salahkan imam, dengan alasan suara sang imam buruk...,



Jika anda berkaca lantas tanpak wajah anda yang kurang rupawan
maka jangan salahkan cermin...


jika anda memiliki rambut yang kurang berkilau
maka jangan salahkan sampo yang anda pakai...


jika anda belajar lantas kurang paham apa yang disampaikan guru
maka janganlah salahkan sang guru....


jika ... , jika....

Belajarlah menyalahkan dan mengoreksi diri sendiri terlebih dahulu sebelum menyalahkan orang lain.
Para salaf menasehati agar kita tatkala melihat orang lain berusahalah untuk melihat kebaikan-kebaikan mereka,
adapun tatkala melihat diri kita sendiri maka hendaklah kita berusaha melihat kekurangan-kekurangan kita agar kita tidak tertimpa penyakit ujub, dan mengakui serta menghargai kelebihan orang lain, serta berusaha mencari udzur untuk kesalahan orang lain.


http://www.firanda.com/

**IBU SUNGGUH MULIA PERAN MU...

Bismillah... 
Agama Islam sangat memuliakan dan mengagungkan kedudukan kaum perempuan, dengan menyamakan mereka dengan kaum laki-laki dalam mayoritas hukum-hukum syariat, dalam kewajiban bertauhid kepada Allah, menyempurnakan keimanan, dalam pahala dan siksaan, serta keumuman anjuran dan larangan dalam Islam.
Allah Ta’ala berfirman,

{وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا}

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS an-Nisaa’:124).

Dalam ayat lain Allah Ta’ala berfirman,

{مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ}

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (di dunia), dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS an-Nahl:97)

~ Rabb... Aku Ingin Kembali.. T_T

Waktu
Berjalan begitu cepatnya
Laksana kereta yang meluncur tanpa kendali
Terus berjalan tanpa penghalang menghadang
Waktu
Detak detik jam terus memburu
Berlari meninggalkan diri ini
Yang sendiri
Menatap langit malam ini
Merenungi episode perjalanan hidup yang mengalir bak air sungai
Yang kan bermuara di suatu dermaga
Yang kuharap surga terindahlah tempatnya




Robbi
Hari-hariku hilang
Entah kemana mereka pergi
Bahkan aku tak sadar
Karena hari ini, detik ini aku sampai di sini
Di sebuah perjalanan menuju tempat berteduh yang hakiki