^Al Isyq’.. Penyakit Hati Paling Mematikan.. ^

Bismillah,
Semoga Allah memudahkan kita untuk segera sembuh dari salah satu penyakit hati yang sangat berat ini. Sejujurnya
sungguh saya sedih mengetahui realitas2 saat ini.. begitu memfitnahnya kami kaum wanita bagi kalian….

Al Isyq’, atau mabuk cinta, atau Ibnul Qoyyim Mengatakan mereka yang terkena Al ‘Isq ini sebagai pemuja gambar. Mengapa pemuja gambar? karena mereka memuja gambar/sosok yang mereka tidak bisa lepas dari gambar/sosok tersebut dimanapun berada (ta’lim Ustadz Aris pas Kajian Ramadhan) Tidak ada yang bisa menghindar dari musibah ini, baik ikhwan maupun akhwat. dan fitrah manusia itu memang cenderung kepada lawan jenis. Hal itu normal, memang itulah fithrahnya, apa lagi pada usia usia baligh yang memang sudah waktunya bagi seorang untuk menyempurnakan separuh agamanya. islam sudah dengan jelas memberi keterangan dan larangan untuk menjauhinya. Namun Alhamdulillah Syari’at ini juga memberi solusi bagi yang sudah ‘terperosok’.


Diantara solusi dari segala solusi, atau master of solution yaitu nikah. Ustadz abu Umar bilang, tidak ada obat yg paling manjur untuk orang sedang dimabuk cinta kecuali menikah dngn orang tersebut. tetapi Ustadz abu zubeir, bilang tidak mesti dengan orang yg dimaksud “Menikahlah, dan milikilah sayak..” Dan seperti banyak skali kita sering mendengar di ceramah ceramah, sesungguhnya dengan nikah maka akan terbuka pntu pintu kebaikan yang banyak, akan terbuka pintu pintu rizki dan lain lain yang jika dibahas bisa jadi satu kitab sendiri. Namun, jika antum belum mampu, maka solusinya adalah berpuasa. “Hai pemuda, barangsiapa diantara kalian yang telah mampu nikaah, maka menikahlah. jika belum mampu,
maka perpuasalah, karena ia ibarat kebiri” Dan jika antum memang mesti berpuasa, maka lakukanlah dengan penuh kesabaran. InsyaaAllah Allah menggantikan kesabaran antum itu dengan sesuatu yang lebih indah.

Jika seorang berdoa namun Allah belum juga mengabulkannya, padahal ia sudah memenuhi syarat syarat terkabulnya do’a maka ia harus sabar dan ridha, yakinlah Allah mempunyai hikmah yang sangat tinggi, Allah sangat saya kepada
Hamba2-Nya dan seorang tidak mengethaui akibat urusannya. Terkadang seseorang mengharap sesuatu padahal itu jelek baginya, dan ia membenci sesuatu padahal hal itu baik baginya.

di buku Bila hati dimabuk cinta oleh Muhammad Ibrahim al Hamd, beliau menuliskan beberapa kiat kiat terapi AlIsyq yaitu (dengan sedikit tambahan):

1. Ikhlas kepada Allah, karena iblis sudah mengecualikan untuk tidak menggoda hamba2 Allah yang mukhlis

2. Berdoa merendahkan diri kpd Allah. Jujur… menyerahkan semuanya kepada Allah

Ada seorang akhwat ngaji, terfitnah dengan ikhwan, ia tdk bs berhenti memikirkannya. saat bulan ramadhan kemarin, sebelum sahur, akhwat tersebut bercerita, beliau berdo’a.. mengaku dengan jujur kepada Allah Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu, bahwa diri ia yang lemah dan jahil ini sedang terjerat didalam perangkap setan.. menyerahkan semua kepada Allah.. dan iapun ketiduran. saat ia bangun, ia sudah tidak merasa apa apa terhadap ikhwan tersebut. tidak lupa, Namun gejolak2 itu reda dengan sendirinya. Allah benar benar Maha Kuasa.

Ada juga kisah lain yang saya dengar, akhwat terfitnah dengan dosennya yang tentu saja dosennya hanyalah seorang bapak2 beristri, beliau bnr2 terfitnah hingga kalau beliau ngajar, akhwat tersebut tidak menundukkan pandangan sedikitpun. tak jarang akhwat ini menangis. Lalu beliau berdoa sungguh2 memohon pertolongan..beliau pun bermimpi sedang berada diatas tebing, melihat kebawah itu tampaklah air yang begitu segar.. bening…beliau pun terjun, saat bangun, rasa itu sudah tidak ada,

Alhamdulillah. Demikianlah Allah menolong hamba hamba yang benar2 meminta. Maka Mintalah kepada-Nya dengan penuh rasa harap dan penghambaan

3. menahan pandangan. bukan hanya pada orang yang menyebabkan kita terfitnah tapi terhadap semua lawan Jenis

4. banyak2 perfikir (bagaimsaya sebenarnya kok bisa bisanya terjatuh dalam fitnah….) dan banyak2 berdzikir

5. Menjauh dari orang yang mnyebabkan mabuk cinta, atau apapuun yang mengingatkan kepadanya, semampu kita.

6. menyibukkan diri dengan hal2 yang bermanfaat. (ngapalin Qur’an…. insyaallah….hisnul muslim… ) terutama dengan dzikrullah karena pd hakekatnya orng yg mabuk cinta itu hatinya kosong…

7. menikahlah… menikahlah.. menikahlah..

8. menegok orang2 sakit, sekarat, mnziarahi kubur.. memikirkan tentang mati dan bagaimsaya nanti jka sudah mati.. selamatkan kita dari hisab yang berat? mudahkah hisab kita nanti? bagaiman dengan prtanyaan pertanyaan malaikat di alam kubur? mampukah kita menjawabnya? bagaimsaya dengan amal shalih kita?

9. rajin2 menghadiri majelis ilmu.. agar bisa bertemu org2 soleh.. melihat betapa mereka tidak begitu peduli akan dunia, mlhat mereka begitu seru dan asyiknya menuntut ilmu.. muraja’ah.. (dan hasad kepada mereka (salah satu hasad yang dibolehkan kan ya?). Jangan menyendiri karena menyendiri akan menyebabkan kita teringat ingat si dia lagi. tapi bergabunglah bersama orang2 yang sibuk mengingat Allah.

10. memangkas habis ambisi dengan membuang putus asa dan bulatkan keinginan untuk menundukkan hawa nafsu

11, konsisten mengerjakan shalat secara smpurna

12. menjaga kharisma agar tidak jatuh kepada kedudukan yang hina dina. (Hal ini sangat penting. saya melihat laki2 yang sedang mabuk cinta itu… hancur harga dirinya…. ) gengsi disini berguna juga memelihara kemuliaan diri kesucian dan keormatan. jangan sampai dipandang kita sedang tergila gila gitu. bangunlah dengan rasa yang baru, semangat yang baru. Yakinkan pada diri bahwa tidak ada yang bisa menundukkan diriku, dan aku tidak taat kecuali kepada Allah dan Rasulnya, tidak kepada hawa nafsu, setan dan bisikan bisikannya. Allahu akbar..

14. membayangkan cela yang terdapat pada diri orang yang dicintai kata ibnul Jauzi sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan kotoran dan org2 yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna, karena conta, ia
tak dapat melihat aib kekasihnya sebab hakikat sesiatu tidak tampak kecuali dilihat dengan ‘adil’ tapi orang yang dimabuk cinta itu sedang dikuasai hawa nafsu yang dzalim yang menutupi seluruh cela dari kekasihnya

15. memikirkan ditinggal pergi orangyang dicintai. baik ditinggal mati atau ditinggal karena sudah bosan

16. Memikirkan akibat dari perbuatannya. orang yang berakal adalah orang yang dapat menimbang2 apakah cintanya akan mendatangkan kenikmatan atau kesengsaraan. kalo orang berakal mungkin berfikir. “ngapain si saya kemairn..
tidak penting.. menghabiskan waktu saja.. lebih baik menghadiri ta’lim atau muraja’ah hapalan ” dst

17. memikirkan bahwa… hal ini adalah ujian yang jika kita melauinya dengan sabar, maka allah akan menambahkan kemuliaan bagi kita, sempurnalah kemuliaannya, dan derajadnya akan meningkat kepada level yang lebih tinggi.

Bahkan mungkin ia akan memperoleh cinta dari penciptanya, cinta yang memnuhi hati dan membuat cinta2 yang lain tidak beguna (yang dengannya seseorang dapat merasakan manisnya iman : mencintai Allah dan rasulnya lebihhh dari
apapun!) salah seorang ustadz Ahlusunnah pernah berkata..seseorang itu… kedudukannya bisa jauh lebih mulia setelah bermaksiat. kayak Nabi adam. itu kan dulu disurga ya..habis tu beilau bermaksiat kepada Allah, dan beliau
pun… bertaubat bersujud beratus2 tahunlalu Allah Angkat beliau menjadi yang paling utama diantara ciptaan yang lain2. lebih mulia dari malaikat.. setan.. jin… orang itu lebih mulia setelah bermaksiat dan bertobat dgn bnar benar tobat….

18. memikirkan, betapa banyak hal hal yang bermanfaat menjadi luput karena sibuk dengan hal seperti ini..
Orang orang yang mulia, cinta mereka tercurah kepada ilmu ilmu yang mulia juga. menjaga iffah (kehormatan diri) dan sifat
mulia lainnya mereka tidak begitu peduli akan syahwat yang inderawi, karena itu adalah santapan jasmani. sedang orang2 mulia lebih mengutamakan santapan AKAL!! ilmu lebih lebih lezat !!

19. (terakhir) melongok kondisi orang orang yang mabuk cinta. tampak tidak ada harapan hidup..hidupnya hampa karena memikirkan orang yang blum tentu jadi siapa siapanya…

salah satu cerita yang paling terkenal yaitu tentnag Qois dan Laila Majnoon itu… Qois sampai hilang akal.. -ih kan konyol banget tu ya “semua mengaku mengenal Laila, tapi laila tidak mengakuianya”

dan
20. (ini point tambahan dari saya) berhenti membicarakannya. biarkan ia
‘tenggelam’ , jangan lagi mengangkat2 topik tentang ini.

tambahan lagi.

Saya bertanya pada ustadz, jawaban ustadnya dengan sedikit perubahan. Wanita itu didominasi perasaan. Maka tingkatkan fungsi otak kiri dengan banyak banyak berfikir. Jangan biarkan perasaan mendominasi. Tingkatkan fungi otak kiri –yang didominasi logika- dengan mmeplajari sesuatu sesuatu yang rumit seperti bahasa. jadi fungsi otak kanan itu ditekan oleh otak kiri. kira2 seperti itu. Dan ini sedikit bekerja pada saya,… waktu itu saya .. yah,. Begitulah. Pusing memikirkan-nya. Namun waktu itu malem malem banget jam 1 an ada akhwat yang sedang belajar bareng bahasa arab. Lalu saya ikut nimbrung, waktu itu saya belajar nahwu – sorof (yang saya ulang berkali kali itu…) saya maksa2in, pokoknya ni kepala mesti dibikin pusing dengan bahasa arab.. ya Alhamdulillah… saya pusing sendiri memikirkan kenapa harokatnya jadi dhommah dan seterusnya. Hahaha… pusing dengan yg demikian lebih manfaat dan mulia daripada pusing yang ga penting. Setelah itu saya pikir kepala saya lumayan sehat dan bisa berfikir logis. Saya jadi mikir. Makhluq macam apa yang sudah saya pikirkan sebenarnya? Secara agama mungkin masih banyak yang jauh lebih baik dari dia. Secara fisik juga masih banyak yang lain.^^

di copas dari http://irilaslogo.wordpress.com/2009/09/23/al-isyq-penyakit-hati-paling-mematikan/

1 Response to "^Al Isyq’.. Penyakit Hati Paling Mematikan.. ^"

  1. Anonim Says:
    21 Oktober 2011 pukul 12.12

    Assalamu'alaykum

    jzk Ukhtiy ^__^

Posting Komentar